<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Guru &#8211; SMK KESEHATAN CITRA MEDIKA SUKOHARJO</title>
	<atom:link href="https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id</link>
	<description>Kompetensi Keahlian : &#124; 1 Farmasi &#124; 2. Keperawatan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Aug 2023 01:19:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>

<image>
	<url>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/wp-content/uploads/2018/07/cropped-LOGO-SMK-CITRA-MEDIKA-SUKOHARJO-32x32.png</url>
	<title>Blog Guru &#8211; SMK KESEHATAN CITRA MEDIKA SUKOHARJO</title>
	<link>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bullying dikalangan Remaja SMK</title>
		<link>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/bullying-dikalangan-remaja-smk/</link>
					<comments>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/bullying-dikalangan-remaja-smk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[smkcimed]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Aug 2023 01:19:42 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/?post_type=blog&#038;p=2660</guid>

					<description><![CDATA[Dampak Bully di Kalangan Remaja SMK dan Cara Penanganan Secara Psikologis Oleh : Luluk Faizati Sholikhah, S.Kep.Ns. Bully di kalangan remaja, termasuk di sekolah menengah kejuruan (SMK), memiliki dampak yang signifikan pada kesejahteraan psikologis korban. Remaja di SMK, pada umumnya, berada pada tahap perkembangan yang sensitif dan penting, di mana mereka mencari identitas diri, menghadapi tekanan akademik, dan berinteraksi dengan teman sebaya. Jika mereka menjadi korban bullying, hal ini dapat mempengaruhi kesehatan mental mereka dan berdampak pada prestasi akademik serta hubungan sosial mereka. Berikut adalah beberapa dampak dan cara penanganan secara psikologis terhadap korban bullying di kalangan remaja SMK: Dampak Bully pada Remaja SMK: Penurunan harga diri dan kepercayaan diri: Korban bullying di SMK sering mengalami penurunan harga diri karena merasa tidak dihargai oleh teman-teman sebayanya. Gangguan emosi: Mereka dapat mengalami stres, cemas, dan depresi karena situasi bullying yang berkelanjutan. Gangguan akademik: Dampak bully dapat menyebabkan penurunan performa akademik karena korban kesulitan berkonsentrasi dan merasa terganggu oleh peristiwa bullying. Isolasi sosial: Remaja yang menjadi korban bullying cenderung merasa terisolasi dan sulit untuk membentuk hubungan sosial yang sehat. Perilaku antisosial: Beberapa korban bullying dapat merespons dengan perilaku agresif atau melarikan diri dari lingkungan sosial mereka. Potensi bunuh diri: Dalam kasus ekstrem, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex-1 overflow-hidden">
<div class="react-scroll-to-bottom--css-csxnu-79elbk h-full dark:bg-gray-800">
<div class="react-scroll-to-bottom--css-csxnu-1n7m0yu">
<div class="flex flex-col text-sm dark:bg-gray-800">
<div class="group w-full text-gray-800 dark:text-gray-100 border-b border-black/10 dark:border-gray-900/50 bg-gray-50 dark:bg-[#444654]">
<div class="flex p-4 gap-4 text-base md:gap-6 md:max-w-2xl lg:max-w-[38rem] xl:max-w-3xl md:py-6 lg:px-0 m-auto">
<div class="relative flex w-[calc(100%-50px)] flex-col gap-1 md:gap-3 lg:w-[calc(100%-115px)]">
<div class="flex flex-grow flex-col gap-3">
<div class="min-h-[20px] flex items-start overflow-x-auto whitespace-pre-wrap break-words">
<div class="markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light">
<p style="text-align: center;"><strong>Dampak Bully di Kalangan Remaja SMK dan Cara Penanganan Secara Psikologis</strong></p>
<p>Oleh : Luluk Faizati Sholikhah, S.Kep.Ns.</p>
<p>Bully di kalangan remaja, termasuk di sekolah menengah kejuruan (SMK), memiliki dampak yang signifikan pada kesejahteraan psikologis korban. Remaja di SMK, pada umumnya, berada pada tahap perkembangan yang sensitif dan penting, di mana mereka mencari identitas diri, menghadapi tekanan akademik, dan berinteraksi dengan teman sebaya. Jika mereka menjadi korban bullying, hal ini dapat mempengaruhi kesehatan mental mereka dan berdampak pada prestasi akademik serta hubungan sosial mereka. Berikut adalah beberapa dampak dan cara penanganan secara psikologis terhadap korban bullying di kalangan remaja SMK:</p>
<p><strong>Dampak Bully pada Remaja SMK:</strong></p>
<ol>
<li><strong>Penurunan harga diri dan kepercayaan diri:</strong> Korban bullying di SMK sering mengalami penurunan harga diri karena merasa tidak dihargai oleh teman-teman sebayanya.</li>
<li><strong>Gangguan emosi:</strong> Mereka dapat mengalami stres, cemas, dan depresi karena situasi bullying yang berkelanjutan.</li>
<li><strong>Gangguan akademik:</strong> Dampak bully dapat menyebabkan penurunan performa akademik karena korban kesulitan berkonsentrasi dan merasa terganggu oleh peristiwa bullying.</li>
<li><strong>Isolasi sosial:</strong> Remaja yang menjadi korban bullying cenderung merasa terisolasi dan sulit untuk membentuk hubungan sosial yang sehat.</li>
<li><strong>Perilaku antisosial:</strong> Beberapa korban bullying dapat merespons dengan perilaku agresif atau melarikan diri dari lingkungan sosial mereka.</li>
<li><strong>Potensi bunuh diri:</strong> Dalam kasus ekstrem, korban bullying dapat mengalami tekanan mental yang parah, yang meningkatkan risiko untuk melakukan tindakan bunuh diri.</li>
</ol>
<p><strong>Cara Penanganan Secara Psikologis:</strong></p>
<ol>
<li><strong>Dorong untuk berbicara:</strong> Penting untuk mendengarkan dan memberikan dukungan pada korban bullying agar mereka merasa didengar dan dipahami.</li>
<li><strong>Bantuan profesional:</strong> Sediakan bantuan dari ahli psikologi atau konselor sekolah yang dapat membantu korban untuk mengatasi trauma dan mengembangkan strategi menghadapi bullying.</li>
<li><strong>Edukasi:</strong> Berikan edukasi tentang bullying dan dampaknya kepada seluruh komunitas sekolah, termasuk siswa, guru, dan orang tua, agar semuanya dapat mengenali dan menghadapi bullying bersama-sama.</li>
<li><strong>Program anti-bullying:</strong> Lakukan kampanye anti-bullying di sekolah untuk menciptakan lingkungan yang aman dan positif bagi semua siswa.</li>
<li><strong>Latih keterampilan sosial:</strong> Bantu korban bullying untuk mengembangkan keterampilan sosial yang kuat agar mereka lebih percaya diri dan dapat menghadapi situasi sosial dengan lebih baik.</li>
<li><strong>Pengawasan:</strong> Pastikan ada pengawasan yang memadai di lingkungan sekolah untuk mencegah dan menangani bullying secara cepat.</li>
<li><strong>Dorong pengaduan:</strong> Mendorong korban bullying untuk melaporkan insiden yang mereka alami, sehingga tindakan bisa diambil terhadap pelaku.</li>
<li><strong>Promosikan budaya saling menghargai:</strong> Selalu promosikan budaya sekolah yang menghargai perbedaan dan mengajarkan empati serta toleransi terhadap sesama.</li>
</ol>
<p>Dengan pendekatan yang tepat dan dukungan dari komunitas sekolah, korban bullying di kalangan remaja SMK dapat mendapatkan bantuan psikologis yang mereka butuhkan untuk menghadapi dan mengatasi situasi tersebut. Dukungan dari teman sebaya dan orang dewasa yang peduli akan membantu mereka membangun kekuatan mental dan emosional untuk menghadapi tantangan kehidupan dengan lebih baik.</p>
</div>
</div>
</div>
<div class="flex justify-between lg:block">
<div class="text-gray-400 flex self-end lg:self-center justify-center mt-2 gap-2 md:gap-3 lg:gap-1 lg:absolute lg:top-0 lg:translate-x-full lg:right-0 lg:mt-0 lg:pl-2 visible"><button class="flex ml-auto gap-2 rounded-md p-1 hover:bg-gray-100 hover:text-gray-700 dark:text-gray-400 dark:hover:bg-gray-700 dark:hover:text-gray-200 disabled:dark:hover:text-gray-400"></button></p>
<div class="flex gap-1"></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="h-32 md:h-48 flex-shrink-0"></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="absolute bottom-0 left-0 w-full border-t md:border-t-0 dark:border-white/20 md:border-transparent md:dark:border-transparent md:bg-vert-light-gradient bg-white dark:bg-gray-800 md:!bg-transparent dark:md:bg-vert-dark-gradient pt-2 md:pl-2 md:w-[calc(100%-.5rem)]">
<form class="stretch mx-2 flex flex-row gap-3 last:mb-2 md:mx-4 md:last:mb-6 lg:mx-auto lg:max-w-2xl xl:max-w-3xl">
<div class="relative flex h-full flex-1 items-stretch md:flex-col" role="presentation">
<div>
<div class="h-full flex ml-1 md:w-full md:m-auto md:mb-4 gap-0 md:gap-2 justify-center"></div>
</div>
</div>
</form>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/bullying-dikalangan-remaja-smk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kesehatan Mental Remaja</title>
		<link>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/kesehatan-mental-remaja/</link>
					<comments>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/kesehatan-mental-remaja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[smkcimed]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jul 2023 05:06:56 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/?post_type=blog&#038;p=2647</guid>

					<description><![CDATA[Kesehatan Mental Remaja: Membangun Kebahagiaan dan Kesejahteraan Emosional Oleh : Luluk Faizati Sholikhah, S.Kep.,Ns. Kesehatan mental remaja merupakan salah satu aspek kritis yang perlu diperhatikan dalam rangka mendukung perkembangan dan masa depan generasi muda. Saat ini, kesehatan mental remaja semakin mendapatkan sorotan karena prevalensi masalah kesehatan mental di kalangan remaja semakin meningkat. Gangguan mental seperti depresi, kecemasan, dan stres menjadi tantangan yang perlu ditangani secara serius agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat. Tantangan Kesehatan Mental Remaja Remaja menghadapi berbagai tekanan dan tantangan yang unik dalam kehidupan mereka. Mereka berada pada periode transisi yang krusial, dari masa kanak-kanak menuju kedewasaan, yang dihadapkan dengan tuntutan akademik, perubahan fisik, pergaulan, serta tekanan sosial dan budaya. Beberapa faktor yang berperan dalam kesehatan mental remaja meliputi: Tekanan Akademik: Harapan untuk berhasil di sekolah, ujian, dan perencanaan masa depan dapat menimbulkan stres yang berlebihan. Perubahan Hormonal: Perubahan fisik dan hormonal yang terjadi selama masa remaja dapat mempengaruhi suasana hati dan emosi. Pergaulan dan Identitas Diri: Remaja sering kali mencari identitas mereka dalam kelompok sosial dan mungkin merasa terisolasi atau cemas jika mereka merasa tidak diterima. Pengaruh Media Sosial: Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat berkontribusi pada perasaan tidak adekuat, perbandingan sosial, dan gangguan tidur. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>Kesehatan Mental Remaja: Membangun Kebahagiaan dan Kesejahteraan Emosional</strong></p>
<p>Oleh : Luluk Faizati Sholikhah, S.Kep.,Ns.</p>
<p>Kesehatan mental remaja merupakan salah satu aspek kritis yang perlu diperhatikan dalam rangka mendukung perkembangan dan masa depan generasi muda. Saat ini, kesehatan mental remaja semakin mendapatkan sorotan karena prevalensi masalah kesehatan mental di kalangan remaja semakin meningkat. Gangguan mental seperti depresi, kecemasan, dan stres menjadi tantangan yang perlu ditangani secara serius agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat.</p>
<p>Tantangan Kesehatan Mental Remaja</p>
<p>Remaja menghadapi berbagai tekanan dan tantangan yang unik dalam kehidupan mereka. Mereka berada pada periode transisi yang krusial, dari masa kanak-kanak menuju kedewasaan, yang dihadapkan dengan tuntutan akademik, perubahan fisik, pergaulan, serta tekanan sosial dan budaya. Beberapa faktor yang berperan dalam kesehatan mental remaja meliputi:</p>
<ol>
<li>Tekanan Akademik: Harapan untuk berhasil di sekolah, ujian, dan perencanaan masa depan dapat menimbulkan stres yang berlebihan.</li>
<li>Perubahan Hormonal: Perubahan fisik dan hormonal yang terjadi selama masa remaja dapat mempengaruhi suasana hati dan emosi.</li>
<li>Pergaulan dan Identitas Diri: Remaja sering kali mencari identitas mereka dalam kelompok sosial dan mungkin merasa terisolasi atau cemas jika mereka merasa tidak diterima.</li>
<li>Pengaruh Media Sosial: Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat berkontribusi pada perasaan tidak adekuat, perbandingan sosial, dan gangguan tidur.</li>
<li style="text-align: left;">Stigma Terhadap Masalah Kesehatan Mental: Stigma terhadap masalah kesehatan mental masih menjadi kendala dalam mencari bantuan dan dukungan.<br />
Dampak Kesehatan Mental yang Buruk pada Remaja</li>
</ol>
<p>Ketika masalah kesehatan mental tidak ditangani dengan tepat, remaja dapat mengalami dampak negatif yang signifikan. Beberapa dari dampak ini meliputi:</p>
<ol>
<li>Penurunan Kinerja Akademik: Kondisi kesehatan mental yang buruk dapat mengganggu kemampuan remaja untuk berkonsentrasi dan belajar, mengakibatkan penurunan prestasi akademik.</li>
<li>Peningkatan Risiko Penyalahgunaan Zat: Remaja yang merasa cemas atau tertekan mungkin cenderung mencari cara untuk mengatasi masalah mereka, yang dapat mengarah pada penyalahgunaan zat terlarang atau alkohol.</li>
<li>Masalah Kesehatan Fisik: Gangguan kesehatan mental juga dapat mempengaruhi kesehatan fisik, seperti gangguan tidur, migrain, dan gangguan makan.</li>
<li>Isolasi Sosial: Beberapa remaja mungkin menarik diri dari hubungan sosial, menghindari interaksi dengan teman-teman dan keluarga mereka.</li>
</ol>
<p>Mendukung Kesehatan Mental Remaja</p>
<p>Mendukung kesehatan mental remaja adalah tanggung jawab bersama keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk membantu remaja dalam mempertahankan kesehatan mental yang baik:</p>
<ol>
<li>Pendidikan tentang Kesehatan Mental: Pendidikan tentang kesehatan mental harus diintegrasikan dalam kurikulum sekolah dan di rumah untuk membantu mengurangi stigma dan meningkatkan kesadaran tentang masalah ini.</li>
<li>Menciptakan Lingkungan yang Mendukung: Keluarga dan sekolah dapat menciptakan lingkungan yang mendukung di mana remaja merasa didengar, diterima, dan didukung.</li>
<li>Promosi Keterampilan Pengelolaan Stres: Mengajarkan keterampilan pengelolaan stres dan koping yang sehat dapat membantu remaja mengatasi tantangan dan tekanan hidup.</li>
<li>Menjaga Keseimbangan dalam Penggunaan Media Sosial: Remaja perlu dibimbing tentang pentingnya menjaga keseimbangan dalam menggunakan media sosial dan mengenali dampaknya pada kesehatan mental.</li>
<li>Mendukung Akses ke Layanan Kesehatan Mental: Meningkatkan aksesibilitas dan dukungan untuk layanan kesehatan mental, termasuk konseling dan terapi, akan membantu remaja yang membutuhkan mendapatkan bantuan tepat waktu.</li>
</ol>
<p>Kesimpulan :</p>
<p>Kesehatan mental remaja adalah isu yang penting dan memerlukan perhatian dari berbagai pihak. Dengan memberikan dukungan yang tepat dan lingkungan yang mendukung, remaja dapat mengatasi tantangan mereka dan membangun kebahagiaan serta kesejahteraan emosional yang lebih baik. Penting bagi kita semua untuk bekerja sama dalam membantu generasi muda ini agar dapat berkembang dengan baik dan mencapai potensi mereka secara penuh.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/kesehatan-mental-remaja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>One Day One Vocabulary</title>
		<link>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/one-day-one-vocabulary/</link>
					<comments>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/one-day-one-vocabulary/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[smkcimed]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Apr 2023 04:16:52 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/?post_type=blog&#038;p=2532</guid>

					<description><![CDATA[One Day One Vocabulary By:  Ira Sutami &#160; Hallo guys, nah simak yuk cara belajar Bahasa Inggris yang menyenangkan.  Sudah berapa tahun kita belajar Bahasa Inggris?  Bertahun tahun ya siswa di Indonesia belajar Bahasa dunia ini, tetapi Sebagian besar siswa di negara kita masih belum lancar bahkan masih belum bisa berbahsa international (Inggris).  Penyebab utamanya adalah karena kita tidak tahu kosakata (vocabulary) dalam Bahasa Inggris.  Adakah cara belajar vocabulary dengan cepat? Dengan menerapkan system one day one vocab (satu hari satu vocab).  Vocabulary yang kita hafal cukup vocab yang berhubungan dengan kegiatan kita sehari-hari, yang kita lakukan setiap hari.  Hal ini lebih memudahkan kita untuk mengingatnya, sebagai contohnya kegiatan gosok gigi.  Dari kegiatan gosok gigi ini kita bisa belajar banyak vocabulary loh, misal: tooth paste(pasta gigi) dan tooth brush (sikat gigi), dan masih banyak lagi kegiatan lainnya.   Bisa kita bayangkan berapa banyak vocab yang bisa kita kuasai jika kita konsisten dengan system one day one vocab.  Kenapa ini efektif? Karena kita selalu mengulang kegiatan tersebut setiap harinya.  Hal yang diulang-ulang akan memudahkan kita untuk mengingatnya. Bagaimana cara membaca vocabulary?  Hal yang sangat pasti jika dalam Bahasa Inggris cara membaca dan penulisannya berbeda.  Hal ini yang terkadang membuat kita malas belar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>One Day One Vocabulary</strong></p>
<p>By:  Ira Sutami</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hallo guys, nah simak yuk cara belajar Bahasa Inggris yang menyenangkan.  Sudah berapa tahun kita belajar Bahasa Inggris?  Bertahun tahun ya siswa di Indonesia belajar Bahasa dunia ini, tetapi Sebagian besar siswa di negara kita masih belum lancar bahkan masih belum bisa berbahsa international (Inggris).  Penyebab utamanya adalah karena kita tidak tahu kosakata (vocabulary) dalam Bahasa Inggris.  Adakah cara belajar vocabulary dengan cepat?</p>
<p>Dengan menerapkan system one day one vocab (satu hari satu vocab).  Vocabulary yang kita hafal cukup vocab yang berhubungan dengan kegiatan kita sehari-hari, yang kita lakukan setiap hari.  Hal ini lebih memudahkan kita untuk mengingatnya, sebagai contohnya kegiatan gosok gigi.  Dari kegiatan gosok gigi ini kita bisa belajar banyak vocabulary loh, misal: tooth paste(pasta gigi) dan tooth brush (sikat gigi), dan masih banyak lagi kegiatan lainnya.   Bisa kita bayangkan berapa banyak vocab yang bisa kita kuasai jika kita konsisten dengan system one day one vocab.  Kenapa ini efektif? Karena kita selalu mengulang kegiatan tersebut setiap harinya.  Hal yang diulang-ulang akan memudahkan kita untuk mengingatnya.</p>
<p>Bagaimana cara membaca vocabulary?  Hal yang sangat pasti jika dalam Bahasa Inggris cara membaca dan penulisannya berbeda.  Hal ini yang terkadang membuat kita malas belar Bahasa Inggris, namun untuk era digital ini, hal tersebut bukanlah hal yang sulit karena kita memiliki smart phone.  Kita bisa masuk ke google kemudian menggunakan google translate, bahkan google translate pun sudah dilengkapi dengan cara pengucapannya.  Sangat memudahkan bukan? Media belajar itu banyak dan bahkan dipermudah, namun semua itu tidak berarti tanpa adanya kemuan kita untuk belajar dan memafaatkan fasilitas kemudahan tersebut.</p>
<p>Hal yang membuat kita enggan dalam belajar adalah semua terlihat begitu sulit.  Oleh karena itu kita perlu belajar sedikit demi sedikit, step by step, begitu juga dalam mempelajarai kosa kata, terapkan satu hari satu vocabulary, ini lebih ringan dan muda.</p>
<p>Cukup yak guys, nanti akan kami sambung lagi dengan metode belajar Bahasa Inggrid yang lain.  Ditunggu yak hafalan dan penerapan vocabularynya, see you.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/one-day-one-vocabulary/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar Bahasa Inggris</title>
		<link>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/belajar-bahasa-inggris/</link>
					<comments>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/belajar-bahasa-inggris/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[smkcimed]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Mar 2023 01:16:01 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/?post_type=blog&#038;p=2451</guid>

					<description><![CDATA[Ditulis Oleh : Ira Sutami, S.Pd.,Gr.  Bahasa Inggris merupakan Bahasa persatuan dunia, yang artinya Bahasa Inggris digunakan untuk berkomunikasi di seluruh dunia.  Bahasa yang hamper digunakan dalam setiap aspek produk dan jasa internasional. Namun di negara kita Indonesia kemampuan Bahasa Inggris siswa di sekolah masih sangat rendah. Adakah metode atau cara meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris secara mandiri yang bisa dilakukan oleh siswa?  Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, antara lain: One day One vocabulary Bukan rahasia lagi, jika kendala kita tidak bisa menggunakan Bahasa Inggris adalah “kita tidak tahu translate/terjemahnya”.  Hal ini dikarenakan kita tidak paham kosa kata (vocabulary) dalam Bahasa Inggris.  Oleh karena itu usahakan konsisten untuk mengahafal satu vocab satu hari. Story update Setelah kita menghafal, tentu kita harus menerapkanya.  Jika hanya kita hafal tanpa menerapkan maka kosa kata tersebut akan hilang.  Cara penerapan paling efektif adalah update story dengan Bahasa Inggris.  Dimulai dari kalimat atau kata yang sederhana dahulu, lama – lama kita akan terbiasa. Chatting Cara penerapan lainnya adalah kita chat dengan sahabat kita.  Carilah teman yang mendukung untuk belajar Bahasa Inggris.  Era digital sangat memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan banyak pihak dari luar negara. Music Bagi kalian yang menyukai lagu lagu Bahasa Inggris ini sangat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ditulis Oleh : Ira Sutami, S.Pd.,Gr. </strong></p>
<p>Bahasa Inggris merupakan Bahasa persatuan dunia, yang artinya Bahasa Inggris digunakan untuk berkomunikasi di seluruh dunia.  Bahasa yang hamper digunakan dalam setiap aspek produk dan jasa internasional. Namun di negara kita Indonesia kemampuan Bahasa Inggris siswa di sekolah masih sangat rendah.</p>
<p>Adakah metode atau cara meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris secara mandiri yang bisa dilakukan oleh siswa?  Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, antara lain:</p>
<ol>
<li><em>One day One vocabulary</em></li>
</ol>
<p>Bukan rahasia lagi, jika kendala kita tidak bisa menggunakan Bahasa Inggris adalah “kita tidak tahu translate/terjemahnya”.  Hal ini dikarenakan kita tidak paham kosa kata <em>(vocabulary) </em>dalam Bahasa Inggris.  Oleh karena itu usahakan konsisten untuk mengahafal satu vocab satu hari.</p>
<ol start="2">
<li><em>Story update</em></li>
</ol>
<p>Setelah kita menghafal, tentu kita harus menerapkanya.  Jika hanya kita hafal tanpa menerapkan maka kosa kata tersebut akan hilang.  Cara penerapan paling efektif adalah update <em>story</em> dengan Bahasa Inggris.  Dimulai dari kalimat atau kata yang sederhana dahulu, lama – lama kita akan terbiasa.</p>
<ol start="3">
<li><em>Chatting </em></li>
</ol>
<p>Cara penerapan lainnya adalah kita chat dengan sahabat kita.  Carilah teman yang mendukung untuk belajar Bahasa Inggris.  Era digital sangat memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan banyak pihak dari luar negara.</p>
<ol start="4">
<li><em>Music </em></li>
</ol>
<p>Bagi kalian yang menyukai lagu lagu Bahasa Inggris ini sangat menguntungkan sekali, karena kalian bisa belajar dengan menggunakan lagu.  Kosa kata kalian akan lebih kaya dan beragam.</p>
<ol start="5">
<li>Aktif dalam organisasi</li>
</ol>
<p>Circle pertemanan akan sangat berpengaruh terhadap kebiasaan seseorang.  Temukanlah komunitas ataua perkumpulan tentang belajar Bahasa Inggris.  Biasanya ada ektra kurikuler di sekolah, maupun komunitas online lainnya.</p>
<p>Hal – hal di atas merupan beberapa cara belajar Bahasa Inggris.  Pada tulisan berikutnya akan kita kupas tuntas satu persatu poin di atas.  <em>Keep watching update</em> kita ya.  Terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/belajar-bahasa-inggris/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Menggabungkan Banyak Dokumen Word Menjadi Satu Dokumen</title>
		<link>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/cara-menggabungkan-banyak-dokumen-word-menjadi-satu-dokumen-selasa-2-jul-2019/</link>
					<comments>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/cara-menggabungkan-banyak-dokumen-word-menjadi-satu-dokumen-selasa-2-jul-2019/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[smkcimed]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Aug 2019 01:24:59 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/?post_type=blog&#038;p=969</guid>

					<description><![CDATA[Cara Menggabungkan Banyak Dokumen Word Menjadi Satu Dokumen Di dalam pekerjaan, Anda mungkin pernah harus membuka lebih dari satu dokumen Microsoft Word secara terpisah. Cara seperti ini tentunya menggangu bila layar komputer dipenuhi dengan jendela (window) dokumen yang terbuka, terlebih lagi bila ada aplikasi lain yang saat itu juga dijalankan. Anda akan sedikit merasa repot berpindah antar jendela dokumen atau aplikasi yang terbuka untuk mengaktifkannya saat diperlukan. Di sisi lain, Anda juga kesulitan menggabungkan lebih dari satu dokumen Microsoft Word apabila setiap dokumen berukuran besar. Menggabungkan lebih dari satu dokumen Word menjadi satu dokumen dengan cara menyalin dan melekatkan (copy and paste) bisa memakan waktu lama dan membosankan. Microsoft Word 2010 sebenarnya menyediakan fitur untuk menggabungkan lebih dari satu dokumen dengan jauh lebih mudah. Baca artikel terkait: Menggabungkan Beberapa Format File Menjadi Sebuah File PDF Di Adobe Acrobat Jalankan aplikasi Microsoft Office Word dan buka dokumen pertama dimana dokumen berikutnya akan digabungkan atau ditambahkan. Tempatkan kursor di akhir dokumen pertama atau di posisi tertentu dimana dokumen berikutnya akan mulai digabungkan. Apabila Anda ingin menggabungkan dokumen berikutnya di halaman baru dari dokumen pertama, klik tombol Page Break yang ada di tab Insert. Untuk mulai menggabungkan dokumen berikutnya, pastikan Anda masih berada di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Cara Menggabungkan Banyak Dokumen Word Menjadi Satu Dokumen</h2>



<p>Di dalam pekerjaan, Anda mungkin pernah harus membuka lebih dari satu dokumen Microsoft Word secara terpisah. Cara seperti ini tentunya menggangu bila layar komputer dipenuhi dengan jendela (window) dokumen yang terbuka, terlebih lagi bila ada aplikasi lain yang saat itu juga dijalankan. Anda akan sedikit merasa repot berpindah antar jendela dokumen atau aplikasi yang terbuka untuk mengaktifkannya saat diperlukan.</p>



<p>Di sisi lain, Anda juga kesulitan menggabungkan lebih dari satu dokumen Microsoft Word apabila setiap dokumen berukuran besar. Menggabungkan lebih dari satu dokumen Word menjadi satu dokumen dengan cara menyalin dan melekatkan (copy and paste) bisa memakan waktu lama dan membosankan. Microsoft Word 2010 sebenarnya menyediakan fitur untuk menggabungkan lebih dari satu dokumen dengan jauh lebih mudah.</p>



<p>Baca artikel terkait: <a href="https://www.termasmedia.com/aplikasi/adobe-products/acrobat-pro/66-menggabungkan-beberapa-format-file-menjadi-sebuah-file-pdf-di-adobe-acrobat.html">Menggabungkan Beberapa Format File Menjadi Sebuah File PDF Di Adobe Acrobat</a></p>



<p>Jalankan aplikasi Microsoft Office Word dan buka dokumen pertama dimana dokumen berikutnya akan digabungkan atau ditambahkan. Tempatkan kursor di akhir dokumen pertama atau di posisi tertentu dimana dokumen berikutnya akan mulai digabungkan.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://www.termasmedia.com/images/officeword/combinedocumens.PNG" alt="Menggabungkan banyak dokumen Word menjadi satu dokumen" /></figure>



<p>Apabila Anda ingin menggabungkan dokumen berikutnya di halaman baru dari dokumen pertama, klik tombol Page Break yang ada di tab Insert.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://www.termasmedia.com/images/officeword/combinedocumens2.PNG" alt="Menggabungkan banyak dokumen Word menjadi satu dokumen" /></figure>



<p>Untuk mulai menggabungkan dokumen berikutnya, pastikan Anda masih berada di tab Insert. Di area sebelah kanan, klik segitiga kecil yang ada di tombol Object dan kemudian klik (pilih) Text from File&#8230;</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://www.termasmedia.com/images/officeword/combinedocumens3.PNG" alt="Menggabungkan banyak dokumen Word menjadi satu dokumen" /></figure>



<p>Dari kotak dialog Insert File yang muncul, pilih dokumen Word yang akan digabungkan ke dokumen pertama dan kemudian klik tombol Insert.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://www.termasmedia.com/images/officeword/combinedocumens4.PNG" alt="Menggabungkan banyak dokumen Word menjadi satu dokumen" /></figure>



<p>Dokumen berikutnya (dokumen kedua) sekarang telah digabungkan ke dokumen pertama. Apabila masih ingin menggabungkan dokumen-dokumen Microsoft Word yang lain, Anda dapat mengulangi langkah-langkah di atas.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://www.termasmedia.com/images/officeword/combinedocumens5.PNG" alt="Menggabungkan banyak dokumen Word menjadi satu dokumen" /></figure>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/cara-menggabungkan-banyak-dokumen-word-menjadi-satu-dokumen-selasa-2-jul-2019/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>7 Cara Menggabungkan File PDF Menjadi Satu, Praktis dan Mudah Banget</title>
		<link>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/7-cara-menggabungkan-file-pdf-menjadi-satu-praktis-dan-mudah-banget/</link>
					<comments>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/7-cara-menggabungkan-file-pdf-menjadi-satu-praktis-dan-mudah-banget/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[smkcimed]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Aug 2019 01:23:58 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/?post_type=blog&#038;p=968</guid>

					<description><![CDATA[1. Cara Menggabungkan File PDF dengan Adobe Reader Sebagai pengembang format PDF, tentu Adobe juga menyediakan aplikasi untuk mengolah file tersebut. Adobe Reader adalah nama aplikasinya. • Setelah selesai terinstal, klik tab Tools yang terletak di sebelah pojok kiri aplikasi • Klik tombol Combine Files • Klik tombol Add Files yang berwarna biru untuk menambahkan file-file PDF yang akan ingin kamu jadikan Satu • Setelah selesai memilih file, pilih tombol Combine • File PDF-mu telah selesai digabungkan. Sekarang kamu harus menyimpan file tersebut di folder yang kamu inginkan dengan menekan tab File &#62; Save As 2. Cara Menggabungkan File PDF dengan Foxit Reader Aplikasi cara menggabungkan file pdf selanjutnya adalah dengan menggunakan Foxit Reader, atau yang sekarang bernama Foxit Phantom PDF. Aplikasi ini lumayan populer dan banyak digunakan di seluruh dunia. • Pilih File &#62; Create &#62; From Multiple Files • Tunggu window baru muncul. Pada bagian bawah window tersebut, centang Merge multiple files into a single PDF file • Untuk menambahkan file, klik Add Files hingga semua file yang ingin digabungkan telah diunggah ke Foxit Reader • Setelah semua file berhasil di-upload, kamu bisa mengurutkan atau menghapus filemu • Ketika selesai mengatur, klik Convert. Nanti akan muncul window baru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr class="wp-block-separator" />


<h2 class="wp-block-heading"><strong>1. Cara Menggabungkan File PDF dengan Adobe Reader</strong></h2>



<p>Sebagai pengembang format PDF, tentu Adobe juga menyediakan aplikasi untuk mengolah file tersebut. Adobe Reader adalah nama aplikasinya.</p>



<p>• Setelah selesai terinstal, klik tab Tools yang terletak di sebelah pojok kiri aplikasi</p>



<p>• Klik tombol Combine Files</p>



<p>• Klik tombol Add Files yang berwarna biru untuk menambahkan file-file PDF yang akan ingin kamu jadikan Satu</p>



<p>• Setelah selesai memilih file, pilih tombol Combine</p>



<p>• File PDF-mu telah selesai digabungkan. Sekarang kamu harus menyimpan file tersebut di folder yang kamu inginkan dengan menekan tab File &gt; Save As</p>



<p><strong>2. Cara Menggabungkan File PDF dengan Foxit Reader</strong></p>



<p>Aplikasi cara menggabungkan file pdf selanjutnya adalah dengan menggunakan Foxit Reader, atau yang sekarang bernama Foxit Phantom PDF. Aplikasi ini lumayan populer dan banyak digunakan di seluruh dunia.</p>



<p>• Pilih File &gt; Create &gt; From Multiple Files</p>



<p>• Tunggu window baru muncul. Pada bagian bawah window tersebut, centang Merge multiple files into a single PDF file</p>



<p>• Untuk menambahkan file, klik Add Files hingga semua file yang ingin digabungkan telah diunggah ke Foxit Reader</p>



<p>• Setelah semua file berhasil di-upload, kamu bisa mengurutkan atau menghapus filemu</p>



<p>• Ketika selesai mengatur, klik Convert. Nanti akan muncul window baru untuk menentukan di manakah kamu akan menyimpan file tersebut</p>



<figure><iframe width="300" height="250" data-mce-fragment="1"></iframe></figure>


<hr class="wp-block-separator" />

<hr class="wp-block-separator" />


<h2 class="wp-block-heading">Secara Online</h2>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://www.liputan6.com/tekno/read/3882624/7-cara-menggabungkan-file-pdf-menjadi-satu-praktis-dan-mudah-banget#"><img decoding="async" src="https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/e8AE7se0hw6YVNtaGY3FgeVU6pQ=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2704567/original/001038600_1547545535-rawpixel-652547-unsplash.jpg" alt="ilustrasi komputer" /></a>
<figcaption>ilustrasi komputer (Sumber: Rawpixel)</figcaption>
</figure>



<p><strong>3. Cara Menggabungkan File PDF Online</strong></p>



<p>Jika kamu memiliki koneksi internet yang mumpuni, kamu bisa memanfaatkan berbagai situs yang dapat menggabungkan beberapa file untuk dijadikan satu PDF. Cara menggabungkan file PDF melalui pdfmerge.com. Kamu cukup melakukan dua langkah untuk menyatukan beberapa file menjadi satu file PDF.</p>



<p>• Upload file PDF-mu dengan menekan tombol Choose File. Klik More Files jika file yang ingin kamu gabungkan lebih dari empat</p>



<p>• Setelah selesai memilih file, tekan tombol Merge Files</p>



<p><strong>4. Cara Menggabungkan File PDF Melalui combinepdf.com</strong></p>



<p>Website lain yang bisa kamu manfaatkan untuk menggabungkan dokumenmu yang berformat PDF adalah combinepdf.com. Website ini sudah mendukung bahasa Indonesia. Caranya juga mudah.</p>



<p>• Pertama, unggah semua file yang ingin kamu gabungkan. Kamu bisa mengunggah hingga 20 file sekaligus.</p>



<p>• Setelah selesai upload, kamu bisa menekan tombol Gabungkan. Tunggu hingga selesai, filemu akan terunduh secara otomatis4 dari 5 halaman</p>


<hr class="wp-block-separator" />


<h2 class="wp-block-heading">Dengan Aplikasi Android</h2>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://www.liputan6.com/tekno/read/3882624/7-cara-menggabungkan-file-pdf-menjadi-satu-praktis-dan-mudah-banget#"><img decoding="async" src="https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/FXXTNLXH0FoubNaDWN-UEC7G8Vk=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1573913/original/017719500_1492783010-komputer.jpg" alt="Cara Mudah Kendalikan PC dari Android, iOS dan Windows Phone" /></a>
<figcaption>Ilustrasi komputer (pixabay.com)</figcaption>
</figure>



<p><strong>5. Cara Menggabungkan File PDF dengan PDFelement Android</strong></p>



<p>Aplikasi pertama yang bisa kamu gunakan adalah PDFelement. Setelah selesai, buka aplikasi dan ikuti langkah-langkah berikut ini:</p>



<p>• Upload file PDF yang ingin kamu gabungkan. Klik ikon yang terletak di pojok kanan atas untuk masuk ke edit mode.</p>



<p>• Pilih dua atau lebih file yang ingin kamu kombinasikan. Klik ikon combine yang ada di bagian atas</p>



<p><strong>6. Cara Menggabungkan File PDF dengan Xodo Android</strong></p>



<p>Aplikasi selanjutnya yang bisa kamu gunakan adalah Xodo. Xodo merupakan salah satu aplikasi pembaca PDF yang memiliki nilai tinggi di Play Store (4.7).</p>



<p>• Klik tombol + yang mengapung di sudut kanan bawah</p>



<p>• Klik PDF from Documents</p>



<p>• Pilih beberapa file yang ingin kamu satukan, lalu klik Merge</p>



<p>• Klik tombol merge yang terletak di sudut pojok bawah</p>



<p>• Beri nama file, lalu klik Merge</p>



<p>• Pilih lokasi folder untuk menyimpan file PDF-mu</p>




<hr class="wp-block-separator" />

<hr class="wp-block-separator" />


<h2 class="wp-block-heading">Dengan Adobe Acrobat</h2>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://www.liputan6.com/tekno/read/3882624/7-cara-menggabungkan-file-pdf-menjadi-satu-praktis-dan-mudah-banget#"><img decoding="async" src="https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/1CjF8Y94ECOHbO-f33_h01aUq58=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2704566/original/095209300_1547545534-rawpixel-561415-unsplash.jpg" alt="ilustrasi komputer" /></a>
<figcaption>ilustrasi komputer (Sumber: Rawpixel)</figcaption>
</figure>



<p><strong>7. Cara Menggabungkan File PDF Adobe Acrobat</strong></p>



<p>Acrobat adalah software besutan Adobe Systems yang digunakan untuk membuat hingga mengedit file PDF. Salah satu yang bisa kamu lakukan dengan program ini adalah menggabungkan beberapa file sekaligus. Berikut adalah cara menggabungkan file menggunakan Adobe Acrobat:</p>



<p>• Install Adobe Acrobat pada komputer kamu. Pilihlah versi Standard atau Pro, dan bukan versi trial. Beberapa komputer biasanya sudah dilengkapi dengan Adobe Acrobat. Akan tetapi, tak ada salahnya kamu menginstall versi terbaru.</p>



<p>• Buka software Adobe Acrobat, klik tombol Create yang ada di toolbar utama. Jika kamu tidak menemukan tombol &#8216;Create PDF&#8217;, buka View yang ada di toolbar, lalu pilih tombol Task dan lanjutkan dengan memilih Show All Task Buttons.</p>



<p>• Pilih menu Combine Files into a single PDF yang ada di dalam Create. Menu ini berfungsi untuk menggabungkan beberapa dokumen yang ada di komputer kamu menjadi satu file PDF.</p>



<p>• Klik Browse di window yang muncul pada layar komputer kamu. Kemudian, carilah dokumen yang akan digabungkan dalam satu file PDF. Klik OK dan dokumen yang dipilih akan tersalin ke kotak putih sebelah kanan.</p>



<p>• Sortir dokumen yang sudah dipilih sesuai urutan. Di sini, kamu dapat menggunakan tombol Remove, Move up, dan Move Down untuk merapikan data. Hilangkan pula tanda centang di sebelah tulisan Include all open PDF files jika kamu tidak ingin menggunakan file PDF yang pernah kamu buka sebelumnya.</p>



<p>• Setelah dokumen sudah diurutkan, klik Combine Files dan tekan OK.</p>



<p>• Proses penggabungan dokumen menjadi satu file PDF telah selesai, kini saatnya kamu menyimpan file PDF di &#8216;Save As..&#8217; dengan nama yang kamu inginkan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/7-cara-menggabungkan-file-pdf-menjadi-satu-praktis-dan-mudah-banget/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dekonstruksi Sejarah Umat Islam Indonesia Oleh Arif Yudistira*)</title>
		<link>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/dekonstruksi-sejarah-umat-islam-indonesia-oleh-arif-yudistira/</link>
					<comments>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/dekonstruksi-sejarah-umat-islam-indonesia-oleh-arif-yudistira/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[smkcimed]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jul 2018 01:21:56 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/?post_type=blog&#038;p=456</guid>

					<description><![CDATA[Dekonstruksi Sejarah Umat Islam Indonesia Oleh Arif Yudistira*) Tepat lima tahun yang lalu, Mc.Ricklefs menerbitkan buku berjudul Mengislamkan Jawa(2013). Buku Ricklefs ini mengurai secara rinci bagaimana islamisasi di tanah jawa dijalankan melalui hibridisasi antara Jawa dan Islam. Ricklefs menunjukkan contoh cerita bahwa Nabi Muhammad diceritakan mengenakan mahkota emas dari Majapahit. Ricklefs di buku Mengislamkan Jawa mengurai sejarah masuknya Islam semenjak 1930-sekarang. Di sana, Ricklefs memberikan gambaran cukup rinci mengenai proses islamisasi yang terjadi di masa lampau kemudian berkembang menjadi berbagai kelompok dan organisasi seperti sekarang. Dalam catatan Ricklefs perkembangan bentuk islamisasi itu mulai merambah pada struktural maupun kultural. Melalui undang-undang dan konstitusi dengan perda syariah, hingga dengan kajian keagamaan purifikasi seperti yang dilakukan oleh MTA misalnya dengan pengajiannya yang menyerukan pada pemurnian kembali ajaran Islam. Kajian tentang sejarah Islam seolah tak pernah mati. Tahun 2018 kita mendapati kabar gembira dengan terbitnya karya indonesianis Carool Kersten dengan bukunya berjudul Mengislamkan Indonesia (2018). Bila M.C.Ricklefs merinci dan membatasi sejarah islam jawa dari tahun 1930-an, maka Carool Kersten memilih untuk menelisik dan meragukan kembali kemunculan Islam di Indonesia seperti sejarah yang dominan selama ini. Ia tak lekas percaya sumber-sumber seperti prasasti atau nisan. Ia pun mengajukan pertanyaan substansial berkaitan dengan sejarah islam di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dekonstruksi Sejarah Umat Islam Indonesia<br />
Oleh Arif Yudistira*)</p>
<p>Tepat lima tahun yang lalu, Mc.Ricklefs menerbitkan buku berjudul Mengislamkan Jawa(2013). Buku Ricklefs ini mengurai secara rinci bagaimana islamisasi di tanah jawa dijalankan melalui hibridisasi antara Jawa dan Islam.</p>
<p>Ricklefs menunjukkan contoh cerita bahwa Nabi Muhammad diceritakan mengenakan mahkota emas dari Majapahit. Ricklefs di buku Mengislamkan Jawa mengurai sejarah masuknya Islam semenjak 1930-sekarang. Di sana, Ricklefs memberikan gambaran cukup rinci mengenai proses islamisasi yang terjadi di masa lampau kemudian berkembang menjadi berbagai kelompok dan organisasi seperti sekarang.<br />
Dalam catatan Ricklefs perkembangan bentuk islamisasi itu mulai merambah pada struktural maupun kultural. Melalui undang-undang dan konstitusi dengan perda syariah, hingga dengan kajian keagamaan purifikasi seperti yang dilakukan oleh MTA misalnya dengan pengajiannya yang menyerukan pada pemurnian kembali ajaran Islam.</p>
<p>Kajian tentang sejarah Islam seolah tak pernah mati. Tahun 2018 kita mendapati kabar gembira dengan terbitnya karya indonesianis Carool Kersten dengan bukunya berjudul Mengislamkan Indonesia (2018). Bila M.C.Ricklefs merinci dan membatasi sejarah islam jawa dari tahun 1930-an, maka Carool Kersten memilih untuk menelisik dan meragukan kembali kemunculan Islam di Indonesia seperti sejarah yang dominan selama ini. Ia tak lekas percaya sumber-sumber seperti prasasti atau nisan. Ia pun mengajukan pertanyaan substansial berkaitan dengan sejarah islam di Indonesia di masa lampau. Menurutnya ada empat hal yang perlu dijawab diantaranya mengenai waktu, mengenai asal (dari mana), mengenai alasan atau motivasi kedatangan, dan alasan penerimaannya (h.31).</p>
<p>Dari hasil kajian peneliti sebelumnya mengenai Islam di Nusantara, Carool Kersten pun memberikan kesimpulan: “Konsekuensi paling penting perluasan pengetahuan kita mengenai islamisasi di Asia Tenggara adalah kesadaran bahwa prosesnya tak seragam. Oleh karenanya, penerimaan Islam oleh penduduk Asia Tenggara bukan hasil satu peristiwa perpindahan agama melainkan proses panjang yang masih berlanjut” (h.52). Ada catatan penting yang ditulis Carool Kersten yang kelak menandai perubahan penting dalam sejarah islam di Indonesia. Ia menulis, “ Dalam kasus Islam, kedatangan Quran ke Asia Tenggara berpengaruh besar sekali pada budaya Melayu. Efek pengaruhnya ada tiga : memberi kesadaran mengenai pentingnya bahasa. Kedua, merangsang kecenderungan menuju kejernihan bahasa. Ketiga, menimbulkan peralihan dari tradisi sastra lisan ke tulisan”(h.78).<br />
Carool juga mencatat budaya penting yang masih diwariskan sampai sekarang mengenai kebudayaan Islam keraton. Salah satu budaya yang masih berlangsung adalah kebiasaan praktek keramat raja-raja jawa. Selain itu, budaya Islam di keraton juga ditopang oleh sebuah warisan seperti babad, hingga didikan sufisme melalui praktek keagamaan seperti puasa, ziarah, hingga praktek keagamaan yang condong pada sufisme.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/dekonstruksi-sejarah-umat-islam-indonesia-oleh-arif-yudistira/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HOTS Dan Tantangan Pendidikan Kita-Oleh Arif Yudistira*)</title>
		<link>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/hots-dan-tantangan-pendidikan-kita-oleh-arif-yudistira/</link>
					<comments>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/hots-dan-tantangan-pendidikan-kita-oleh-arif-yudistira/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[smkcimed]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Jun 2018 02:50:47 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/?post_type=blog&#038;p=369</guid>

					<description><![CDATA[Pemerintah melalui Kemendikbud mewacanakan metode belajar yang mengutamakan Kemampuan Berfikir Tingkat Tinggi atau yang lebih dikenal dengan HOTS. Metode ini diharapkan lebih membuat anak-anak berfikir kritis. Hal ini terjadi karena pendidikan kita lebih menumpuk teori dan beban pelajaran semata. Pendidikan dengan konsep HOTS tak hanya menekankan teori, tapi juga memahami, menganalisis dan mengkritisi. Pendidikan sejatinya memang tak bisa dilepaskan dari realitas. Pendidikan adalah hadap masalah, sebagaimana kata Paulo Freire. Artinya, pendidikan harus mampu mengatasi persoalan, permasalahan. Di Indonesia, masalah yang begitu mencolok dan masih menjadi persoalan klasik adalah kemiskinan dan keterbelakangan. Saat melihat negeri kita, semakin tinggi pendidikan seseorang kecenderungan untuk berbuat korupsi, kolusi, nepotisme semakin besar. Inilah beberapa masalah yang harus diatasi pendidikan kita. Lima tahun yang lalu kita memiliki kurtilas (kurikulum 2013). Kurikulum tersebut mengajak anak-anak kita pada pendidikan berbasis aplikatif (sains) dan pendidikan yang menekankan pada siswa sebagai subjek. Pada kenyataan di lapangan, tidak mudah menerapkan kurtilas ini secara bersamaan di seluruh nusantara. Bukan hanya karena karakter tiap daerah yang berbeda, tapi juga secara kultural kebutuhan pendidikan harus disesuaikan dengan lokalitas. Orang laut tentu memerlukan pendidikan kemaritiman, maka perlulah dibangun SMK Maritim. Tentu berbeda dengan orang kota yang dekat dengan industri, maka perlu dibangun sekolah dengan jurusan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah melalui Kemendikbud mewacanakan metode belajar yang mengutamakan <em>Kemampuan Berfikir Tingkat Tinggi</em> atau yang lebih dikenal dengan HOTS. Metode ini diharapkan lebih membuat anak-anak berfikir kritis. Hal ini terjadi karena pendidikan kita lebih menumpuk teori dan beban pelajaran semata. Pendidikan dengan konsep HOTS tak hanya menekankan teori, tapi juga memahami, menganalisis dan mengkritisi.</p>
<p>Pendidikan sejatinya memang tak bisa dilepaskan dari realitas. Pendidikan adalah hadap masalah, sebagaimana kata Paulo Freire. Artinya, pendidikan harus mampu mengatasi persoalan, permasalahan. Di Indonesia, masalah yang begitu mencolok dan masih menjadi persoalan klasik adalah kemiskinan dan keterbelakangan. Saat melihat negeri kita, semakin tinggi pendidikan seseorang kecenderungan untuk berbuat korupsi, kolusi, nepotisme semakin besar. Inilah beberapa masalah yang harus diatasi pendidikan kita.</p>
<p>Lima tahun yang lalu kita memiliki <em>kurtilas</em> (kurikulum 2013)<em>. </em>Kurikulum tersebut mengajak anak-anak kita pada pendidikan berbasis aplikatif (sains) dan pendidikan yang menekankan pada siswa sebagai subjek. Pada kenyataan di lapangan, tidak mudah menerapkan <em>kurtilas </em>ini secara bersamaan di seluruh nusantara. Bukan hanya karena karakter tiap daerah yang berbeda, tapi juga secara kultural kebutuhan pendidikan harus disesuaikan dengan lokalitas. Orang laut tentu memerlukan pendidikan kemaritiman, maka perlulah dibangun SMK Maritim. Tentu berbeda dengan orang kota yang dekat dengan industri, maka perlu dibangun sekolah dengan jurusan industri yang sesuai dengan kultur kehidupan masyarakat kota.</p>
<p>Selain itu, pendidikan kita saat ini kata Rhenald Kasali di bukunya<em> Strawberry Generation</em> (2017) lebih memicu pada <em>moral hazard</em> artinya memperoleh gelar jauh lebih penting ketimbang mencari ilmu guna meningkatkan kompetensi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Belajar Dari INS Kayu Tanam</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>            </em>Tanggal 31 Oktober 1926, di Kayu Tanam Sumatera Barat, berdirilah pendidikan dengan nama <em>Indonesische Nederlandsche School</em> (INS) yang didirikan oleh Mohammad Sjafei.         Jikalau merujuk pada tujuan INS Kayu Tanam, maka kita bisa melihat bagaimana mentalitet dan karakter peserta didik dibentuk dari sekolah. Sekolah memang diniatkan untuk merubah pola pikir murid-murid. Anak-anak diharapkan untuk mandiri, terampil, dan berguna di masyarakat. Selain itu, mereka dididik untuk tanggungjawab dan percaya diri. Kita melihat ada upaya dari INS Kayu Tanam untuk menjadikan pendidikan keterampilan bukan hanya untuk melatih fisik, tapi juga berguna untuk melatih ruhaniah mereka melalui kreatifitas, dan produktifitas. Mereka para murid juga dilatih untuk menerapkan perencanaan, pemecahan persoalan, hinga penilaian. Para murid diajari untuk melihat potensi di sekitar mereka, mendayagunakannya, dan berkreasi dengan bahan atau alat yang ada di sekitar mereka.</p>
<p>Sebenarnya, pada model pendidikan INS Kayu Tanam murid-murid pun dilatih untuk berfikir tingkat tinggi. Murid diajak untuk melihat potensi di sekitar mereka (alam). Diajak untuk mengamati, berkarya, dan melakukan pendayagunaan apa yang ada di sekitar mereka. Sehingga murid-murid bukan hanya berlatih beradaptasi dengan alam, tapi juga berlatih hidup selaras dengannya. Pada pendidikan INS Kayu Tanam, kita melihat ada kesesuaian antara materi pendidikan dengan keadaan negeri kita. Seperti pendidikan peternakan, perikanan, pertanian, dan kerajinan tangan. INS Kayu Tanam tak sekadar mengajarkan muridnya untuk berfikir kritis terhadap lingkungan sekitar, tapi juga mendidik muridnya untuk hidup harmoni dengannya.</p>
<p>Tantangan pendidikan kita ke depan justru terletak pada bagaimana mendekatkan pendidikan dengan realitas. Model pendidikan dengan penekanan HOTS akan percuma saat pendidikan kita justru semakin membuat anak didik kita jauh dari realitas. Murid-murid kita tak hanya memerlukan pengetahuan dan metode berfikir paling canggih sekalipun, tetapi perlu dilatih untuk mengamati, memahami, serta diajak untuk mencari solusi dari persoalan yang ada di sekitar mereka. Pantaslah kita jadikan renungan pesan dari Romo Mangunwijaya “Apa guna memiliki sekian ratus alumni sekolah cerdas, jika masyarakat dibiarkan bodoh.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>*) Peminat Dunia Pendidikan dan Anak, Kepala Sekolah SMK Kesehatan Citra Medika Sukoharjo </em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/hots-dan-tantangan-pendidikan-kita-oleh-arif-yudistira/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;Smartphone&#8221;, Bencana atau Berkah?</title>
		<link>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/smartphone-bencana-atau-berkah-2/</link>
					<comments>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/smartphone-bencana-atau-berkah-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Andrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jun 2018 07:19:08 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/?post_type=blog&#038;p=358</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Kalau pembaca ditanya apa itu smartphone, tentu jawabannya bisa bermacam-macam. Mungkin ada yang menjawab “telepon pintar.” Lalu jawaban “komputer kecil” juga mungkin kita dengar, karena walaupun bentuknya yang kecil dan relatif lebih mudah dibawa kemana-mana, namun kemampuannya menyerupai komputer. Bahkan tidak tertutup kemungkinan jawaban yang unik seperti “teman dalam suka dan duka.” Atau bahkan ada yang menjawab sebagai “alat kepo atau alat rumpi.” Terlepas dari berbagai macam jawaban yang bisa kita dengar, kalau kita coba telusuri di internet, ternyata tentang kapan dan siapa yang pertama kali menggunakan kata “smartphone” pun terdapat beberapa versi cerita. Smartphone secara teknis adalah gabungan dari (dua) gawai yang berbeda fungsi yang sudah ada sebelumnya, yaitu gawai yang dipakai (berfungsi) untuk mengatur jadwal, akses internet, mencatat (memo) yang biasa disebut Personal Digital Assistance (PDA) dan telepon genggam yang fungsinya sebagai alat untuk komunikasi (melalui suara). Pada tahun 1994, IBM merilis gawai yang bernama Simon, yang menyatukan 2 fungsi diatas, yaitu fungsi PDA dan fungsi telepon genggam dengan interface layar sentuh (touchscreen) yang masih menggunakan stylus (pulpen untuk menyentuh layar). Simon inilah kemudian dikatakan sebagai acuan dari smartphone yang kita kenal sekarang. Sehingga setelah kemunculan Simon, beberapa produsen kemudian berlomba-lomba juga untuk membuat produk unggulan dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Kalau pembaca ditanya apa itu smartphone, tentu jawabannya bisa bermacam-macam.</p>
<p>Mungkin ada yang menjawab “telepon pintar.” Lalu jawaban “komputer kecil” juga mungkin kita dengar, karena walaupun bentuknya yang kecil dan relatif lebih mudah dibawa kemana-mana, namun kemampuannya menyerupai komputer. Bahkan tidak tertutup kemungkinan jawaban yang unik seperti “teman dalam suka dan duka.” Atau bahkan ada yang menjawab sebagai “alat kepo atau alat rumpi.”</p>
<p>Terlepas dari berbagai macam jawaban yang bisa kita dengar, kalau kita coba telusuri di internet, ternyata tentang kapan dan siapa yang pertama kali menggunakan kata “smartphone” pun terdapat beberapa versi cerita.</p>
<p>Smartphone secara teknis adalah gabungan dari (dua) gawai yang berbeda fungsi yang sudah ada sebelumnya, yaitu gawai yang dipakai (berfungsi) untuk mengatur jadwal, akses internet, mencatat (memo) yang biasa disebut Personal Digital Assistance (PDA) dan telepon genggam yang fungsinya sebagai alat untuk komunikasi (melalui suara).</p>
<p>Pada tahun 1994, IBM merilis gawai yang bernama Simon, yang menyatukan 2 fungsi diatas, yaitu fungsi PDA dan fungsi telepon genggam dengan interface layar sentuh (touchscreen) yang masih menggunakan stylus (pulpen untuk menyentuh layar). Simon inilah kemudian dikatakan sebagai acuan dari smartphone yang kita kenal sekarang.</p>
<p>Sehingga setelah kemunculan Simon, beberapa produsen kemudian berlomba-lomba juga untuk membuat produk unggulan dengan konsep yang mirip. Misalnya Nokia dengan produk Communicatornya, atau Blackberry yang sempat booming juga di Indonesia dengan berbagai macam produknya . Lalu tidak ketinggalan beberapa produsen Jepang seperti Sharp yang merilis produk W-Zero3 yang berbasis sistem operasi Windows Phone.</p>
<p>Titik puncak dari produksi gawai yang berbasis Simon—yang kemudian bisa dikatakan sebagai revolusi gawai—adalah produk iPhone, yang dirilis oleh Apple pada musim panas tahun 2007. Selain memiliki konsep dasar dari Simon, Apple berani melakukan inovasi dengan meniadakan stylus, sehingga pengguna bisa langsung mengakses (mengoperasikan) layar sentuh pada iPhone langsung dengan jari tangan.</p>
<p>Sekarang orang sudah terbiasa mengoperasikan gawai langsung dengan jari tangan. Namun saat itu, inovasi Apple dengan meniadakan stylus sangat tidak populer, dan bahkan jadi bahan ejekan. Masyarakat tidak mengira bahwa sentuhan jari langsung ke layar sentuh beberapa tahun kemudian akan menjadi interface standar dari smartphone.</p>
<p>Sebenarnya, inovasi pada iPhone (termasuk menghilangkan stylus) bukan sesuatu yang aneh karena kalau kita mencermati apa yang dikatakan oleh Steve Jobs dalam presentasinya saat merilis iPhone, bahwa 2 keunggulan yang diusung oleh iPhone adalah “easy to use” dan “smart”. Dan memang wujud dari 2 keunggulan itu bisa kita temukan pada iPhone.</p>
<p>Apple memang bukan yang pertama menggunakan istilah “smartphone”. Namun setelah peluncuran iPhone, seperti yang sudah kita ketahui bersama, “smartphone” menjadi istilah yang sering digunakan untuk gawai yang mempunyai berbagai kemampuan (smart), namun mudah untuk digunakan (easy to use).</p>
<p>Kemudian android, yang kita tahu adalah pesaing dari iOS—sistem operasi iPhone—telat satu tahun dari Apple, meluncurkan produk smartphone-nya pertama kali pada tahun 2008. Saat ini, iOS dan android merupakan dua sistem operasi utama yang bermain dan digunakan pada produk smartphone yang beredar di pasaran.</p>
<p>Smartphone memang “smart” karena hampir tidak ada yang tidak bisa dilakukan dengan smartphone. Misalnya untuk mengambil foto/video, kamera sudah tidak mutlak dibutuhkan karena smartphone juga sudah mampu melakukannya. Bahkan bisa dikatakan kemampuan smartphone dalam mengambil video/gambar sudah setara atau bahkan melebihi kemampuan kamera.</p>
<p>Salah satu sebabnya, karena saat ini kemampuan pengambilan gambar/video pada smartphone digabungkan dengan teknologi lain misalnya sensor, sehingga menghasilkan gambar dengan pencahayaan yang lebih baik/alami. Bahkan untuk meningkatkan kemampuannya, pada beberapa smartphone yang dirilis kepasaran belakangan ini dilengkapi dengan lensa ganda.</p>
<p>Lalu jika kita ingin memutar lagu, atau menonton televisi atau mendengarkan radio bagaimana? Ah, itu sih masalah kecil bagi smartphone. Jika kita amati di televisi, para pencari berita juga sudah jarang menggunakan voice recorder untuk merekam pembicaraan/wawancara. Mereka lebih banyak menggunakan smartphone-nya.</p>
<p>Kita juga bisa menambahkan sederet kemampuan smartphone yang lain, misalnya kemampuannya untuk pengaturan jadwal, untuk navigasi, pengganti kamus cetak yang tebal berjilid, maupun untuk mencari berbagai macam informasi hanya dengan memasukkan kata kunci melalui layar keyboard, atau bahkan hanya dengan suara.</p>
<p>Omong-omong, pernah nggak sih pembaca penasaran dan bertanya kira-kira berapa kocek yang harus kita rogoh untuk bisa menikmati semua fungsi smartphone diatas, pada tahun 1985 sebelum ada smartphone? WebpageFX pernah menghitung bahwa untuk menikmati kemampuan semua itu, di tahun 1985 minimal kita harus merogoh kocek sebesar 32 juta dolar!</p>
<p>Dengan berbagai kemampuannya itu, saat ini smartphone mulai menggeser dan bahkan membahayakan kedudukan produk elektronik lain. Dengan kata lain, perkembangan (keberadaan) smartphone adalah sebuah bencana bagi produk elektronik lain.</p>
<p>Misalnya kita ambil contoh kamera. Baru-baru ini, produsen kamera Olympus mengumumkan bahwa mereka akan menutup pabriknya di Tiongkok, karena pasar kamera yang terus mengecil. Padahal, pada tahun 2017 yang lalu, Olympus bisa memproduksi 83 ribu kamera dari dua pabriknya di Tiongkok dan Vietnam. Dengan ditutupnya pabrik di Tiongkok, maka produksi kamera dari Olympus akan dipusatkan di Vietnam.</p>
<p>Saat ini, kita tahu bahwa orang lebih suka (atau condong) untuk membeli smartphone baru yang mempunyai kemampuan kamera yang bagus, dibanding dengan membeli kamera baru. Apalagi harga smartphone yang mempunyai kemampuan kamera yang mumpuni juga jauh lebih murah dari harga kamera.</p>
<p>Casio juga mengumumkan pada tanggal 9 Mei yang lalu bahwa mereka akan menghentikan produksi kamera digitalnya. Padahal kita tahu, Casio dengan produknya QV-10 yang dirilis tahun 1995 merupakan pelopor bentuk kamera digital sekarang, yaitu kita bisa langsung check atau melihat foto yang telah kita ambil karena adanya display yang dipasang di belakang kamera.</p>
<p>Produsen navigasi mobil juga merasakan bencana akibat keberadaan smartphone. Produsen navigasi seperti Panasonic di Jepang dibuat pening kepala karena saat ini masyarakat lebih suka menggunakan smartphone untuk navigasi, daripada membeli peralatan navigasi untuk mobilnya.</p>
<p>Lalu ada beberapa produk lain yang mengalami bencana yang sama, misalnya media/music player, voice recorder, televisi/radio portabel , dan lain-lain yang masih bisa ditambah lagi untuk memperpanjang daftar.</p>
<p>Dengan semakin sepinya pasar karena fungsi dari masing-masing produk tersebut sudah tergantikan oleh smartphone, maka mau tidak mau produsen kemudian menurunkan volume produksi, atau bahkan menghentikan produksinya seperti yang terjadi pada Olympus. Akibatnya, orang-orang yang bekerja disitu juga mau tidak mau akan kehilangan pekerjaan. Misalnya pada kasus penutupan pabrik Olympus di Tiongkok, dikabarkan sebanyak 1700 orang akan dirumahkan.</p>
<p>Sayangnya, bencana dari smartphone tidak berhenti pada produsen elektronik lain saja. Manusia sebagai pengguna dari smartphone bisa terkena imbas bencana juga.</p>
<p>Dengan adanya smartphone, disatu sisi memudahkan kita untuk beraktifitas dan bersosialisasi. Misalnya kita bisa “berteman” tanpa bersusah payah untuk bertemu muka. Cukup dengan sekali klik, “pertemanan” bisa terjadi. Semua orang sekarang bisa mem-broadcast apapun hanya dengan modal smartphone dan pulsa.</p>
<p>Namun disisi lain, smartphone juga menciptakan bencana. Kita bisa saksikan dan rasakan sendiri, bagaimana hoax, fake news, ujaran kebencian, caci maki, bully, dan lain-lain mudah kita temukan dalam media sosial—misalnya facebook, instagram, whatsapp—yang terkadang mengganggu bahkan merusak tatanan kehidupan di dalam masyarakat. Kemudahan penggunaan dan kemampuan smartphone ternyata masih banyak digunakan secara tidak smart untuk kepentingannya sendiri.</p>
<p>Yang menjadi pembeda antara produsen elektronik lain dan manusia adalah, produsen elektronik (lebih) rentan terhadap perkembangan teknologi baru. Tidak ada jalan lain bagi mereka kecuali pasrah dan kemudian berhenti berproduksi. Terbukti bahwa bagi beberapa produsen kamera dan navigasi seperti yang sudah ditulis sebelumnya, keberadaan smartphone merupakan bencana.</p>
<p>Namun manusia sebagai makhluk yang dikaruniai akal, tentunya punya kemampuan untuk menentukan sendiri, apakah dia ingin membiarkan smartphone sebagai sumber bencana, atau sebaliknya membuat smartphone itu bisa menjadi berkah bagi dirinya sendiri dan bagi lingkungan dimana dia berada (di RT, sekolah, kantor, kampus, atau cakupan yang lebih luas).</p>
<p>Smartphone sebagai wujud dari kemajuan teknologi, mempermudah manusia untuk melakukan segalanya. Teknologi bisa berubah (berkembang), namun manusia (seharusnya) tidak. Dari manusia pertama yaitu Adam yang diciptakan Tuhan dan dengan kodratNya, diberikan suatu yang tidak dimiliki makhluk lain yaitu akal. Tentu tujuannya diharapkan supaya manusia bisa menggunakan akalnya itu untuk kebaikan dirinya dan sesama.</p>
<p>Dan tujuan ini tentu tidak akan berubah sampai kapanpun. Teknologi, hanya sebagai “alat”, untuk mempermudah manusia mencapai tujuannya itu.</p>
<p>Manusia sebagai makhluk yang mempunyai akal, harus bisa menentukan bagaimana dia memanfaatkan smartphone sebagai salah satu wujud perkembangan teknologi, sebagai “alat” untuk mencapai tujuan asal (yang tidak berubah dari awal) keberadaan manusia itu sendiri.</p>
<p>Mudah-mudahan pembaca bisa menentukan pilihan yang smart dan tepat agar keberadaan smartphone bisa menjadikan berkah bagi kita semua.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.smkcitramedikaskh.sch.id/blog/smartphone-bencana-atau-berkah-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
